Thursday, May 28, 2020

thumbnail

Tips Fotografi Menggunakan Lensa Wide-Angle

 Anda diharuskan untuk lebih bersahabat dengan objek yang akan dibidik Tips Fotografi Memakai Lensa Wide-Angle

Berikut ini adalah Tips Memotret Pakai Lensa Wide-Angle Agar Foto Lanskap Sempurna :

Lebih Dekat Lebih Baik

Meskipun Anda menggunakan lensa wide-angle saat ingin mengambil pemandangan, Anda diharuskan untuk lebih bersahabat dengan objek yang akan dibidik. Jika tidak, gambar yang dihasilkan terlalu kecil. Mendekatlah sebisa mungkin, terutama jikalau Anda menggunakan lensa 14 mm. Ingat, bahwa aspek yang terpenting pada fotografi lanskap ialah latar depan (foreground).

Meski gambar yang dihasilkan harus terlihat luas, namun kedetilan pada latar depan ialah hal yang paling utama. Saat ingin mengeksekusi bidikan lebar, cobalah untuk menemukan beberapa latar depan menarik untuk digabung dengan latar belakang (batu, bunga, pohon, dan lain-lain). Benda-benda menyerupai itu menciptakan tampilan foto terlihat lebih dramatis.


Perhatikan Distorsi

Salah satu hambatan yang kerap terjadi ketika menggunakan lensa wide-angle ialah seringnya terjadi distorsi. Foto distorsi ialah perubahan bentuk objek yang diakibatkan alasannya pengambilan gambar yang terlalu bersahabat dengan objek. Beberapa orang suka dengan pengaruh ini, namun sebagian tidak.

Jika Anda tidak bahagia dengan pengaruh distorsi, Anda sanggup memperbaikinya dengan jadwal photo-editing. Anda sanggup memanfaatkan tilt-shift lens serta lens distortion filter yang ada pada Photoshop.



Trik Komposisi

Soal komposisi, ketika Anda menemukan pemandangan, menyerupai rel kereta api atau sungai, Anda sanggup mengambil foto dari sudut dan menuntun audience (dalam hal ini penikmat foto) ke objek, kemudian ke seluruh foto. Teknik itu sanggup menarik mata dan akan menciptakan sensasi foto lebih mendalam. Carilah objek alam yang berbentuk kurva atau garis diagonal untuk dimasukkan ke dalam foto lanskap Anda.



Masalah Filter Polarizer

Jika Anda mengambil foto wide-angle, mungkin Anda merasa sulit ketika menggunakan filter polarizer. Hal ini alasannya ketika membidik objek dengan hamparan langit biru, alhasil terlihat sedikit tidak natural. Polarizer sanggup bekerja lebih baik jikalau tidak ada hamparan langit biru. Kemudian, jikalau Anda ingin menggunakan filter polarizer, disarankan untuk menentukan filter yang tipis untuk menghindari bingkai filter yang tampak di foto.


Atur Aperture
Bila Anda menggunakan lensa focal length yang luas, Anda akan mendapat ruang ketajaman (dept-of-field) yang semakin mendalam. Dengan catatan, bila didukung dengan pengaturan bukaan diafragma (aperture) yang tepat. Biasanya foto pemandangan alam atau bangunan membutuhkan foto dengan depth of field yang luas.

Untuk itu bukaan diafragma sanggup diatur ke f/11 ke atas. Ukuran bukaan diafragma dilambangkan 0 dengan f/angka. Ukuran bukaan diafragma pada lensa ialah f/1.4; f/2; f/2.8; f/4; f/5.6; f/8; f/11; f/16; f/22; dan f/32. Ukuran ini menawarkan berbanding terbalik - semakin besar f/angka, semakin kecil bukaan diafragmanya – semakin kecil f/angka, bukaan diafragma semakin lebar.

OK, Itulah Tips Atau Cara Memotret Pakai Lensa Wide-Angle Agar Foto Hasil Jepretan Lanskap Anda Lebih Sempurna

Subscribe by Email

Follow Updates Articles from This Blog via Email

No Comments