Sunday, May 31, 2020

thumbnail

Situs-Situs Indonesia Diserang Hacker

 Komunitas hacker atau peretas asal Bangladesh menyatakan akan menyerang situs Situs-situs Indonesia Diserang Hacker
VIVAnews - Komunitas hacker atau peretas asal Bangladesh menyatakan akan menyerang situs-situs atau Website di Indonesia.

Hal itu dikatakan para hacker pada grup terbuka Bangladesh GREY HAT Community di situs jejaring sosial Facebook.

Komunitas itu mendiskusikan secara terang-terangan bahwa target mereka dikala ini ialah situs-situs Website berasal dari Indonesia.

Di grup itu, para anggota menumpahkan kekecewaannya alasannya ialah banyak hacker asal Indonesia yang banyak merusak situs-situs dari Bangladesh.

Rotating Rotor, salah satu anggota group komunitas itu mengatakan, kalau hacker Indonesia melaksanakan kesalahan besar dalam sejarah Internet mereka.

Mereka juga telah meminta ribuan kali kepada para hacker di Indonesia untuk berhenti meretas situs-situs di Bangladesh, namun berdasarkan Rotating, permintaannya itu tidak digubris.

"Indonesia tidak berhenti meretas situs-situs kami. Kali ini saya akan membawa neraka ke situs-situs di Indonesia," ujarnya, dikala bincang-bincang dengan VIVAnews melalui kemudahan chatting di Facebook.

Ia menjamin, kurang lebih 24 jam orang Indonesia akan melihat tanda BD Gray Hat di seluruh dunia maya Indonesia. "Kami akan melaksanakan pertunjukan," janjinya.

Saat ditelusuri VIVAnews, tautan yang diberikan Rotating untuk melihat bukti keseriusan mereka, salah satu situs di Indonesia beralamat pa-bawean.go.id telah berhasil ditembus.

Tak tanggung-tanggung, mereka meninggalkan jejak bertulisan "Hacked by Ablaze Ever. BD Gray Hat Hacker".

Saat VIVAnews mengonfirmasi, Rotating mengatakan, hacker-hacker asal Indonesia banyak melaksanakan agresi secara individu.

"Hacker Indonesia banyak yang beraksi di luar komunitas, mereka jarang meninggalkan jejak komunitas mereka. Selain Bangladesh, mereka juga kerap meretas situs-situs di Indonesia sendiri," ujarnya.

Setelah percakapan melalui chatting di Facebook berkisar 30 menit, Rotating pribadi menghilang dan memblokir akun Facebook wartawan VIVAnews.

http://teknologi.news.viva.co.id/news/read/416369-hacker-china-curi-cetak-biru-markas-intelijen-australia

Subscribe by Email

Follow Updates Articles from This Blog via Email

No Comments