Thursday, March 26, 2020

thumbnail

Tips Bikin Video Pakai Imovie Di Iphone 6

Inilah Tips Bikin Video Pakai iMovie di iPhone 6 . Salah satu aplikasi bawaan di iPhone 6 dan iPhone 6 Plus yang cukup favorit ialah iMovie. Aplikasi untuk menciptakan video klip atau film pendek ini dibentuk ringkas dan user friendly meski tools yang disediakan tidak sekomplit versi PC. Tinggal potong, sambung, beri suara/efek kemudian upload ke YouTube atau media umum lain.

Saat dicoba untuk menciptakan video amatir beberapa waktu lalu, proses editing tidak lebih dari 15 menit untuk durasi 1,43 menit. Waktu singkat tersebut alasannya ialah tools iMovie mobile version sangat gampang dipahami. Selain itu, kecepatan prosesor di iPhone 6 begitu sempurna. Sehingga proses cutting dan rendering ke New Project tidak memakan waktu lama.

Selebihnya, apa-apa saja yang patut diperhatikan?

Pertama, tentukan terlebih dahulu inspirasi ceritanya. Tak perlu yang serius-serius namun tetap memiliki narasi yang runut. Misalkan merekam acara sehari-hari menyerupai memasak, bikin cover lagu, olahraga di sekolah atau kampus, kongkow-kongkow di kafe atau ketika traveling.

Yang patut diperhatikan, cara mengambil gambar untuk video agak berbeda dengan memotret menyerupai biasanya. Kalau memotret, satu gambar seribu makna. Kalau video justru sebaliknya, seribu gambar satu makna.

Misalkan untuk menciptakan video memasak, dapat diperlukan hingga belasan angle. Dari overview, materi makanan, lisan juru masak, detail api di kompor, detail pisau ketika mengiris atau apapun yang dapat mendukung cerita.

Contoh lain kalau kongkow di coffee shop, tidak dapat mengambil satu-dua gambar doang menyerupai memotret. Perlu di-shoot buku sajian makanan, suasana coffee shop, stok gambar interior, detail cangkir, detail mengaduk kopi, detail menyeruput kopi, dan lisan ngumpul-ngumpulnya.

Jika mau kondusif --- kalau belum punya inspirasi dongeng atau alur -- ambil stok video/gambar sebanyak-banyaknya terlebih dahulu. Semakin variatif angle dan banyak gambar/video, semakin gampang ngedit dan menciptakan plot dongeng di iMovie.

Kedua, buka file New Oroject. Kemudian pilih beberapa option tema yang sesuai dengan dongeng yang akan dibuat. Ada beberapa pilihan tema yakni Modern, Bright, Playful, Neon, Travel, Simple dan News.

Perbedaan antara tema ini lebih kepada pilihan warna, transisi dan grafis. Selebihnya hanya sekadar taste yang ingin ditonjolkan. Oh iya, jangan lupa memberi nama New Project dengan judul film/clip yang akan dibuat. Kalau kelupaan, nama file dapat diedit kalau sudah selesai.

Ketiga, tinggal ketuk tools import video (ada di bab atas, ikon slide video), pribadi membuka folder video yang di file. Pilihlah sesuai kebutuhan. Proses cutting video di dalam tahap ini. Kaprikornus pastikan durasinya sudah tepat. Kalau kepanjangan, tinggal dipotong dengan menggeser garis kuning (durasi).

Tariklah garis kuning sesuai kebutuhan gambar. Ada pula video preview untuk memastikan hasil yang dipotong sebelum di-import ke New Project. Yakni dengan menekan ikon Play di samping ikon Import (paling kiri). Preview ini sangat berkhasiat untuk memilih timing dan adegan.

Setelah pemilihan selesai, kemudian import gambar ke New Project pada ikon paling kiri. Begitu seterusnya. Potong video-import, potong video-import hingga terpenuhi menyerupai storyboard yang diinginkan.

Bagi yang ingin mengambil bunyi dari video, dapat saja dilakukan dengen men-tap ikon sound. Fasilitas ini sangat membantu untuk menciptakan cover lagu. Yakni dengan men-shoot seluruh lagu terlebih dahulu, kemudian dicuplik sound-nya saja. Baru kemudian shooting ulang dengan variasi angle untuk menciptakan klip-klip pendek hingga menjadi satu videoklip yang utuh.

Gambar 1: Urut-urutan membuka iMovie pada iPhone 6. Pada gambar nomor 4, ikon paling kiri atas merupakan ikon untuk mengimpor video dari folder. Ketuklah untuk membuka folder video (Ari Saputra).





Tidak perlu dipikirkan transisi antara potongan-potongan video ini. Versi mobile sudah otomatis memiliki transisi yang melembutkan pergantian antar gambar (potongan video). Transisi versi mobile memiliki pilihan grafis yang unik menyerupai di PC. Caranya tinggal mengetuk ikon transisi, maka ada beberapa pilihan mode transisi yakni theme, disolve, slide, wipe dan fade.
 
Gambar 2: Setelah men-tap ikon import foto, akan muncul menyerupai ini. Garis kuning ialah adegan yang dipilih. Ikon paling kiri merupakan tap untuk mengimpor video. Sebelah kanannya ialah preview video sebelum di-import (Ari Saputra).

Keempat, menyisipkan imbas bunyi berupa instrumen atau lagu-lagu. Langkahnya sama menyerupai import video, hanya saja tinggal diganti ke option audio. Kemudian tinggal di-tap, maka audio ini otomatis akan menjadi backsound di New Project tersebut.

Kelima, berikan fade in atau fade out. Tools ini gunanya untuk melembutkan gambar pada awal atau tamat video. Di fase terakhir ini juga ada pilihan filter warna menyerupai Black and White, Blast, Blockbuster, Duotone, atau Vintage. Jika tidak suka, dapat diabaikan.

Gambar 3: Setelah video dipotong dan diberi suara, langkah terakhir yakni menciptakan imbas filter maupun musik tambahan. Kemudian kembali ke sajian utama iMovie, film pendek pun siap diunggah dengan mengetuk ikon di bab tengah bawah (upload) (Ari Saputra).


Keenam, sesudah semuanya selesai, silakan kembali ke sajian iMovie. Tidak ada akomodasi save pada versi mobile menyerupai pada versi PC. Video yang dibentuk akan pribadi tersimpan otomatis, tak bakal hilang kalau tidak di-delete. Video ini juga dapat diedit sewaktu-waktu. Dapat ditambah gambar, diubah alur ceritanya atau diganti filter warnanya.

Bagi yang belum terbiasa, mungkin agak keteteran pada satu atau dua video pertama . Namun pada video ketiga dan selanjutnya akan terasa lebih gampang dan ringkas. Bahkan, pada tahap tertentu dapat semudah mengedit foto menyerupai untuk Instagram. Bisa jadi, ke depannya akan lebih seru dari sekadar video pendek 15 detik ala Instagram.
 

Sumber : inet.detik.com

Tags :

Subscribe by Email

Follow Updates Articles from This Blog via Email

No Comments